DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KPPBC TMP A BEKASI

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Berita

MENARIK MINAT PEGAWAI TERHADAP JFPBC MELALUI P2KP

14 November 2019

Isu Presiden Joko Widodo untuk menyederhanakan jabatan struktural aparatur sipil negara (ASN) yaitu dengan memangkas jumlah struktur eselon menjadi isu hanggat akhir-akhir ini. Beliau meminta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi.  Untuk menindaklanjuti isu tersebut Bea Cukai Bekasi mengadakan P2KP untuk pejabat eselon IV dan V untuk menyosialisasikan Jabatan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai (JFPBC).

Acara ini berlangsung di Aula Cibitung Lt. 3 Bea Cukai Bekasi pada Hari Rabu, 13 November 2019. Husni Fattah Prasetya menjadi narasumber utama pada P2KP kali ini. Sebelum masuk ke materi Hatta Wardhana selaku kepala Bea Cukai Bekasi memberikan sambutan terlebih dahulu. Beliau menyinggung isu hanggat pemangkasan eselon seperti yang disampaikan presiden selain itu beliau juga menceritakan pengalamannya sebagai pejabat fungsional.

Husni Fattah Prasetya selaku kasubsi hanggar  menyampaikan hal-hal apa saja mengenai JFPBC.   Pemeriksa Bea Cukai (PBC) adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakanpemeriksaan bea dan cukai, pencegahan pelanggaran peraturan perundang-undangan, penyidikan tindak pidana, pelayanan informasi, kepatuhan internal, dan pengelolaan informasi di bidang kepabeanan dan cukai. Tujuan adanya ini adalah untuk peningkatan produktivitas kerja PNS, peningkatan produktivitas unit kerja, peningkatan karier PNS, dan peningkatan profesionalisme PNS. Beliau juga menjelaskan bagaimana perhitungan AK JFPBC, Angka kredit dihitung berdasarkan dua hal yaitu output (bukan by process), dan harian (kegiatan tertentu) contoh patroli,  surveillance, hanggar.

Hak dan Kewajiban JFPBC juga dijelaskan oleh Husni Fattah Prasetya. Hak yang diterima JFPBC adalah mendapat tunjangan dan grading jabatan PBC, dapat mengundurkan diri dari jabatan, mendapatkan penilaian kinerja dan  mengembangkan kompetensi. Adapun kewajibannya antara lain menyusun SKP dan mencapai target minimal tahunan, mendokumentasikan hasil pekerjaan PBC, menjadi anggota organisasi profesi JFPBC, dan mengenakan tanda jabatan bagi jenjang mahir ke atas.

Acara ini dilaksanakan untuk menarik minat para pegawai Bea Cukai Bekasi untuk ikut menjadi bagian dari JFPBC. Tujuannya tidak lain yaitu untuk  peningkatan produktivitas kerja, karier, dan profesionalisme PNS.

#BEACUKAIMAKINBAIK

#BEACUKAIBEKASIBISA


  <

<

<

<

<


Berita Lainnya



   Hak Cipta KPPBC Tipe Madya Pabean A BEKASI @2016
Jalan Sumatera Blok D-5, Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Bekasi